Sunday, June 5, 2011

Makanan penting untuk kesehatan lever



Organ hati atau lever memegang peran penting dalam menetralkan racun atau detoksifikasi dalam tubuh. Untuk memelihara fungsi hati, ada baiknya selalu memilih makanan sehat, terutama yang bersifat membantu pembersihan racun.
Penulis buku Natural Prescriptions for Common Ailments, Dr. Carolyn Dean, mengatakan bahwa makanan yang pahit seperti bayam dan sawi hijau sangat baik untuk mencuci hati. Sayuran pahit itu membantu merangsang aliran empedu di dalam hati.
Juga dianjurkan menambah asupan buah-buahan, polong-polongan, dan asam lemak omega-3 untuk membantu metabolisme lemak dan mengurangi produksi trigliserida.
Tak sulit mendapatkan bahan makanan sahabat hati ini:

* Bawang (putih dan bombay). Mengandung sulfur yang membantu menyapu berbagai zat racun seperti obat-obatan kimia, alkohol, pestisida, dan polutan lingkungan lainnya.


* Brokoli, kubis, kembang kol, kol brussel. Kandungan vitamin K-nya penting untuk proses detoksifikasi.


* Artichoke. Sayuran ini mengandung asam caffeoylquinat yang sanggup melindungi sekaligus meregenerasi hati. Artichoke juga meningkatkan produksi empedu. Dalam suatu studi, 30 menit setelah


* Polong-polongan seperti kacang merah, kacang polong, kedelai, mengandung asam amino arginin yang diperlukan dalam detoksifikasi amonia, yaitu produk sampah dari pencernaan protein.


* Bekatul, oat bran, atau beras merah, juga buah pir dan apel. Serat larut air ini membantu lever mengeluarkan kolesterol dan cairan empedu ketika kita makan makanan berminyak.


* Kunyit. Bumbu masakan ini mengandung kurkumin yang secara tradisional telah digunakan sebagai obat untuk gangguan lever. Dua studi terbaru pada tikus yang dipapar dengan merkuri, menunjukkan kunyit mampu melindungi hati dari serangan racun kimia itu. Zat warna kuning kurkumin bersifat antioksidan dan antiinflamasi.


* Bit adalah tonik pembersih darah yang baik dan mampu menyerap logam berat.


* Protein makanan dari tahu, ikan, dan ayam organik akan menjaga pertumbuhan jaringan tubuh serta mencegah terbentuknya perlemakan di hati.


* Makanan sumber antioksidan. Studi yang dilakukan di US Department of Agriculture (USDA), Tuffs University menemukan bahwa buah yang paling kaya antioksidan adalah bluberi, stroberi, beri hitam, rasberi, jeruk, melon, apel, pir, plum, dan grape fruit. Apel juga mengandung pektin yang mampu mengikat logam berat dan mengeluarkannya dari tubuh.


* Makanan kaya folat, flavonoid, magnesium, zat besi, sulfat, selenium, vitamin B2, B3, B6, B12, C, dan E, untuk menangkal radikal bebas dan membantu pembersihan racun perusak jaringan tubuh.


* Minum air putih sekitar 2 liter per hari. Minum air hangat yang dibubuhi air perasan lemon begitu bangun pagi akan membantu membersihkan lever. Juga merangsang produksi empedu dan mencuci perut.


- Hal ini pun perlu perhatian:
* Masak sayuran dengan cara dikukus atau ditumis.
* Hindari lemak jenu dan lemak trans.
* jangan berlebihan mengonsumsi alkohol, untuk menghindari terjadinya perlemakan hati.
* Hindari konsumsi aspirin, ibuprofen, acetaminofen, antibiotik, penenang otot, antidepresan, kafein, racun rokok, dll karena dapat membebani kerja hati dan melukai hati.
* Konsumsi suplemen vitamin A yang berlebihan dapat membebani hati.
* Hati-hati mengonsumsi herbal, seperti kava dan komfre, karena jika tidak sesuai aturan bisa mengganggu fungsi hati.

sumber: http://health.kompas.com/read/2011/04/15/10010854/Makanan.Ini.Bikin.Lever.Sehat
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7993041

Wednesday, May 4, 2011

5 Langkah Menghilangkan Rontokbro

5 Langkah Menghilangkan Rontokbro

Rontokbro bisa dianggap sebagai virus ‘biang kerok’ lantaran menjadi inspirasi bagi para pembuat virus lokal untuk ‘berkreasi’. Kini, virus yang mampu melumpuhkan sejumlah fungsi di OS Windows tersebut kembali menebar teror.
Simak 5 langkah untuk mengenyahkannya menurut analis virus dari Vaksincom, Adang Jauhar Taufik:
1. Disable ‘System Restore’ (Windows XP/Vista/Windows 7) selama proses pembersihan dilakukan.
2. Matikan proses yang aktif di memori. Norman Security Suite Pro yang dilengkapi dengan fitur Advanced System Reporter menjadi salah satu tools alternatif yang dapat digunakan untuk mengganti tools Task Manager yang diblok oleh virus dengan nama lain W32/Rontokbro.GOL itu.
Berikut langkah untuk mematikan proses virus yang aktif di memori dengan menggunakan Advanced System Reporter.
-. Pada aplikasi Advanced System Reporter, klik tabulasi.
-. Klik kanan pada file virus [lsass.exe, services.exe dan winlogon.exe atau file lain] yang berada di direktori ‘C:Documents and settings%user%Local SettingsApplication Data’
-. Klik ‘Terminate Process’, lalu ‘Yes’.
Untuk menghapus registry autostart yang dibuat oleh virus, lakukan langkah berikut:
>. Klik tabulasi ‘Autostart’.
>. Klik kanan file virus [smss.exe dan Yitnoss.exe] atau file lain yang berada di direktori ‘C:Documents and settings%user%Local SettingsApplication Data’.
>. Klik ‘Terminate Process’ jika proses tersebut masih aktif.
>. Kemudian klik “Remove Autorun” untuk menghapus registry autostart yang telah dibuat oleh virus.
3. Pulihkan registri yang sudah diubah oleh virus, untuk mempercepat proses pemulihan silahkan salin script berikut pada program notepad kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF, Install file tersebut dengan cara [Klik kanan REPAIR.INF | Install]
[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, SoftwareCLASSESbatfileshellopencommand,,,”"”%1″” %*”
HKLM, SoftwareCLASSEScomfileshellopencommand,,,”"”%1″” %*”
HKLM, SoftwareCLASSESexefileshellopencommand,,,”"”%1″” %*”
HKLM, SoftwareCLASSESpiffileshellopencommand,,,”"”%1″” %*”
HKLM, SoftwareCLASSESregfileshellopencommand,,,”regedit.exe “%1″”
HKLM, SoftwareCLASSESscrfileshellopencommand,,,”"”%1″” %*”
HKLM, SOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogon, Shell,0, “Explorer.exe”
[del]
HKCU, SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionRun, X84-YitnoDiah
HKLM, SOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun, Diah-YitnosX84
HKCU, SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer, NoFolderOptions
HKCU, SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem, DisableCMD
HKCU, SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem, DisableRegistryTools
4. Hapus file induk dan file duplikat yang dibuat oleh virus dengan menggunakan fungsi Search Windows di semua Drive termasuk Removable Disk [Flash Disk]. Kemudian hapus file berikut: C:Documents and settings%user%Local SettingsApplication Data
-. Winlogon.exe
-. services.exe
-. lsass.exe
-. smss.exe
-. inetinfo.exe
-. Diah84.Yitn.oss.txt
-. csrss.exe
* C:WindowsInfYitnoss.exe
* C:Documents and settings%user%Start MenuProgramsStartupYITNO.pif
* C:Documents and Settings%user%TemplatesB.Yitnoss.com
Hapus juga file/folder berikut:
C:Documents and settings%user%Local SettingsApplication Data
-. 84-DiahLove-Yitn-oss
-. Yitn.oss-3-27
-. Yitn.oss-3-31
-. Diah84.Yitn.oss.txt
5. Untuk pebersihan optimal silahkan install dan scan dengan antivirus yang up-to-date. Anda juga dapat menggunakan tools Norman Malware Cleaner, silahkan download di alamat berikut: Http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en

Tuesday, May 3, 2011

SAFEMOOD TANPA F8



Windows Safe Mode sangat berguna bagi kita untuk melakukan troubleshooting berbagai masalah komputer. Untuk masuk ke tampilam Windows Safe Mode kita bisa menekan tombol F8 (berulang-ulang) saat komputer dalam proses booting. Namun bagaimana kalau kita ingin menampilkan pilihan Windows Safe Mode kedalam Menu Boot tanpa harus menekan tombol F8..? Cara berikut ini bisa Anda coba.

Untuk menambahkan Safe Mode kedalam pilihan Menu Boot caranya adalah sebagai berikut:

* Masuk ke Command Prompt, bisa dengan cara klik Start – Run ketik: cmd lalu tekan enter.
* Ketikkan perintah berikut: edit c:\boot.ini
* Tambahkan perintah berikut: multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS=”Microsoft Windows XP Safe Mode” /noexecute=optin /fastdetect
* Simpan perubahan tersebut dengan menekan File – Safe dan Exit.
* Langkah selanjutnya adalah memanggil “Windows System Configuration Utility” dengan cara klik Start – Run ketik: msconfig lalu tekan Enter.
* Selanjutnya pilih Tab BOOT.INI lalu klik pada baris tambahan yang telah kita ketikkan tadi.
* Terakhir beri tanda centang pada box “/SAFEBOOT” lalu klik OK.

Sekarang kita bisa masuk ke tampilan Windows Safe Mode tanpa harus menekan tombol F8, untuk membuktikannya restartlah komputer kita dan perhatikan bahwa telah terdapat 2 pilihan Windows yaitu Windows XP Profesional (default) dan Windows XP Safe Mode.

COPYRIGHT: http://johanriyan.wordpress.com/2011/04/10/menambahkan-safe-mode-kedalam-menu-boot/#more-405

Friday, May 21, 2010

PEKERJAAN IT BIDANG INTERNET

PEKERJAAN IT BIDANG INTERNET

Adanya standar kompetensi dibutuhkan untuk memudahkan bagi perusahaan atau institusi untuk menilai kemampuan (skill) calon pegawai atau pegawainya. Adanya inisiatif untuk membuat standar dan sertifikasi sangat dibutuhkan. Namun masih terdapat permasalahan seperti beragamnya standar dan sertifikasi. Sebagai contoh, ada standar dari Australian National Training Authority (lihat bagian referensi). Untuk itu PPAUME ITB beserta APJII mengambil inisiatif untuk membuat sebuah standar sertifikasi di bidang yang terkait dengan Internet.

Standar dan sertifikasi dapat dilakukan oleh badan yang resmi dari pemerintah atau dapat juga mengikuti standar sertifikasi di industri, yang sering juga disebut vendor certification. Untuk contoh yang terakhir (vendor certification), standar industri seperti sertifikat dari Microsoft atau Cisco merupakan standar sertifikasi yang diakui di seluruh dunia. Padahal standar ini dikeluarkan oleh perusahaan, bukan badan sertifikasi pemerintah. Memang pada intinya industrilah yang mengetahui standar yang dibutuhkan dalam kegiatan sehari-harinya.

Standar sertifikasi dari PPAUME & APJII ini bersifat terbuka dan dapat digunakan oleh siapa saja. Analogi yang dapat digunakan adalah mirip dengan TOEFL, dimana banyak kursus dan lembaga yang mengajarkan materi TOEFL akan tetapi hanya ada satu ujian TOEFL. Dalam hal ini hanya ada satu standar ujian sertifikasi PPAUME & APJII.

Lapangan Pekerjaan

Ada berbagai jenis pekerjaan di bidang IT. Pengelompokan jenis pekerjaan bergantung kepada acuan yang digunakan. Akan tetapi ada hal yang sama. Salah satu cara untuk melihat lapangan pekerjaan di bidang IT adalah dengan menanyakan kepada industri IT atau mengambil data-data dari lowongan pekerjaan yang ditawarkan. Berikut ini adalah beberapa kategori lowongan pekerjaan yang ditawarkan di lingkungan Penyedia Jasa Internet (PJI) atau Internet Service Provider (ISP):

· Web Developer / Programmer

· Web Designer

· Database Administrator

· System Administrator

· Network Administrator

· Help Desk

· Technical Support

Masing-masing kategori di atas memiliki kebutuhan kompetensi yang berbeda-beda.

Ketrampilan Mendukung (Support) Solusi IT

· Menghubungkan perangkat keras. (ANTA: ICAITS014B)

· Melakukan instalasi Microsoft Windows

· Melakukan instalasi Linux

· Pasang dan konfigurasi mail server, ftp server, web server

· Memahami Routing

· CGI programming

Ketrampilan Penggunaan IT

· Kemampuan mengoperasikan perangkat keras. (ANTA: ICAITU005B)

· Administer dan melakukan konfigurasi sistem operasi yang mendukung network. (ANTA: ICAITS120A)

· Administer perangkat network. (ANTA: ICAITS121A)

· Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya. (ANTA: ICAITS122A)

· Mengelola network security. (ANTA: ICAITS123A)

· Monitor dan administer network security. (ANTA: ICAITS124A)

· Monitor dan administer sebuah database. (ANTA: ICAITS125A)

· Kemampuan menangkap digital image. (ANTA: ICPMM21cA)

· Mengakses Internet. (ANTA: ICPMM63bA)

· Membuat halaman web dengan multimedia. (ANTA: ICPMM65dA)

· Penggunaan perangkat lunak Internet berbasis Windows seperti Internet Explorer, telnet, ftp, IRC.

Pengetahuan di bidang IT

Selain memiliki kompetensi teknis di bidang IT, diharapkan seorang pelaku di bidang IT juga memiliki pengetahuan tambahan yang juga berkatian dengan bidang IT. Berikut ini adalah daftar pengetahuan bidang IT.

· Dasar perangkat keras. Memahami organisasi dan arsitektur komputer.

· Dasar-dasar telekomunikasi. Mengenal perangkat keras komunikasi data serta memahami prinsip kerjanya.

· Bisnis Internet. Mengenal berbagai jenis bisnis Internet

Kompetensi dan lapangan pekerjaan

Kompetensi yang di sebutkan pada bagian sebelumnya digunakan untuk mengembangkan paket yang dikhususkan untuk bidang tertentu yang terkait dengan lapangan pekerjaan (seperti web developer, help desk, dan seterusnya). Dalam bagian ini akan ditunjukkan kompetensi untuk masing-masing bidang pekerjaan tersebut.

Kompetensi dasar standar (standard core competency) yang harus dimiliki oleh kesemua kategori lapangan pekerjaan yaitu:

· Kemampuan mengoperasikan perangkat keras. (ANTA: ICAITU005B)

· Mengakses Internet. (ANTA: ICPMM63bA)

Web Developer / Programmer

· Membuat halaman web dengan multimedia. (ANTA: ICPMM65dA)

· CGI programming

Web Designer

Berikut ini adalah kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang web designer

· Kemampuan menangkap digital image. (ANTA: ICPMM21cA)

· Membuat halaman web dengan multimedia. (ANTA: ICPMM65dA)

Database Administrator

Database Administrator berkorelasi dengan sertifikasi ANTA ICA40299. Kompetensi yang harus dimiliki:

· Monitor dan administer sebuah database. (ANTA: ICAITS125A)

System Administrator

· Menghubungkan perangkat keras. (ANTA: ICAITS014B)

· Melakukan instalasi Microsoft Windows

· Melakukan instalasi Linux

· Pasang dan konfigurasi mail server, ftp server, web server

· Memahami Routing

Network Administrator

· Menghubungkan perangkat keras. (ANTA: ICAITS014B)

· Administer dan melakukan konfigurasi sistem operasi yang mendukung network. (ANTA: ICAITS120A)

· Administer perangkat network. (ANTA: ICAITS121A)

· Memahami Routing

· Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya. (ANTA: ICAITS122A)

· Mengelola network security. (ANTA: ICAITS123A)

· Monitor dan administer network security. (ANTA: ICAITS124A)

Help Desk

· Penggunaan perangkat lunak Internet berbasis Windows seperti Internet Explorer, telnet, ftp, IRC.

Technical Support

Kemampuan yang harus dimiliki

· Menghubungkan perangkat keras. (ANTA: ICAITS014B)

· Melakukan instalasi Microsoft Windows

· Melakukan instalasi Linux

· Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya. (ANTA: ICAITS122A)


COPYRIGHT: http://www.cert.or.id/~budi/articles/sertifikasi-it-ppaume-apjii-01.doc

Friday, April 9, 2010

cara instan membuat virus

Masih ingat dengan virus Aksika? Virus “open source” yang satu itu memang memiliki banyak sekali varian. Tidak heran karena source code-nya memang disedia kan bebas di Internet, jadi siapapun dapat dengan mudah mengubah dan meng-compile source code-nya dan jadilah varian baru.

Berawal dari kemudahan itulah, banyak virus maker ataupun programer pemula mencoba–coba untuk membuat virus tanpa perlu repot. Paling yang dibutuhkan hanyalah pengetahuan seputar operating system dan programming.

Namun kemudahan itu belum seberapa, bila dibandingkan dengan menggunakan program Virus Generator. Dari namanya saja, kita sudah dapat mengira kegunaan dari program tersebut. Ya, Virus Generator merupakan program untuk dapat membuat virus secara mudah dan instan.

Bermula dari sampel sebuah virus yang lumayan banyak dikirimkan oleh pembaca kepada kami. PC Media Antivirus mengenalnya dengan nama Gen.FFE-Fajar, namun antivirus lain ada juga yang menyebutnya dengan nama Brontok.D. Dengan penyelidikan sederhana akhirnya diketahui bahwa virus tersebut dibuat menggunakan Virus Generator.

Fast Firus Engine (FFE)
Pembuat Generator tersebut menamakan program buatannya itu dengan nama Fast Firus Engine. Seperti yang terlihat pada program ataupun situs pembuatnya, ia memberitahukan bahwa program ini hanya untuk tujuan pembelajaran dan tidak untuk tindakan merusak. Namun tetap saja, bila program ini sudah jatuh ke tangan yang salah, pasti akan digunakan untuk pengrusakan.

Virus Generator ini dibuat menggunakan bahasa Visual Basic dan di-compress menggunakan packer tELock. Dalam paketnya terdapat dua buah file, yakni Fast Firus Engine.exe dan data.ex_. Fast Firus Engine. exe merupakan program utama dalam pembuatan virusnya dan sementara file data.ex_ sebenarnya merupakan badan virus asli yang belum dimodifi kasi.

Saat file Fast Firus Engine.exe dijalankan, maka pengguna akan dihadapkan pada sebuah interface. Anda hanya disuruh mengisikan nama virus, nama pembuat, dan pesan-pesannya. Lalu dengan menekan tombol Generate, maka jadilah virus Anda.

Cara kerja dari Generator tersebut sebenarnya sangat sederhana. Ia hanya menambahkan data yang Anda masukkan tadi ke bagian akhir file virus asli (data.ex_). Nantinya informasi tersebut digunakan oleh virus dalam proses infeksi.

Bagaimana Virus Menginfeksi?
Virus hasil ciptaan FFE memang terlihat sederhana. Sama seperti Generatornya, ia juga dibuat menggunakan bahasa Visual Basic yang di-compile dengan metode Native- Code. Lalu di compress menggunakan tELock agar ukurannya semakin kecil. Virus ini memiliki ukuran tubuh asli sebesar 55.296 bytes.

Saat virus kali pertama dieksekusi, ia akan membuat beberapa file induk di beberapa lokasi. Seperti di direktori \%WINDOWS%\, akan terdapat file dengan nama.exe, Win32 exe, activex.exe, dan %virusname% (nama virus sesuai yang diisikan oleh sang pembuatnya pada Generator). Di \%WINDOWS%\ %system32%\ akan terdapat file copy.pif, _default.pif, dan surif.bin. Selain itu, ia juga mengubah atau membuat file Oeminfo.ini yang merupakan bagian dari System Properties. Jadi apabila komputer Anda terinfeksi oleh virus hasil generate dari FFE, maka pada System Properties akan terdapat tulisan “Generated by Fast Firus Engine”.

Di direktori \%WINDOWS%\%System%\ akan terdapat beberapa file induk lagi yang menggunakan nama yang sama seperti file system milik Windows, seperti csrss.exe, winlogon.exe, lsass.exe, smss.exe, svchost. exe, dan winlogon.exe.

Dan tak lupa, pada root drive pun akan terdapat file dengan nama “baca euy.txt” yang berisikan pesan–pesan dari si pembuat virus. Jadi pada saat membuat virus dengan menggunakan Generator tersebut, maka pembuatnya akan disuguhkan beberapa kotak input, seperti Author of the virus, Name of the virus, dan Messages. Nah, isi dari kotak messages ini yang nantinya ditampilkan pada file “baca euy.txt” tersebut.

Setelah virus berhasil meng-copy-kan file induknya ke dalam sistem tersebut, ia akan menjalankan file induk tadi, sehingga pada memory akan terdapat beberapa process virus, seperti csrss.exe, winlogon.exe, lsass. exe, smss.exe, svchost.exe, dan winlogon.exe. Nama process yang mirip dengan process/services milik Windows tersebut mungkin sengaja untuk mengecoh user. Untuk membedakannya, Anda dapat melihat path atau lokasi process tersebut dijalankan. Process virus ini biasanya berjalan di direktori System sementara process/services milik Windows yang running biasanya berasal dari direktori System32.

Mengubah Registry
Virus ini menambahkan beberapa item startup pada registry agar pada saat memulai Windows ia dapat running secara otomatis atau untuk mengubah setting-an Windows agar sesuai keinginannya. Informasi mengenai registry yang diubahnya tidak akan dapat dengan mudah kita lihat karena dalam kondisi terenkripsi.

Yang ia ubah adalah seperti nilai dari item Userinit, yakni dengan menambahkan parameter ke file induk. Pada key HKEY_CURRENT_ USER\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows\Load juga akan diubah itemnya agar mengarah ke file induknya dengan nama Activex.exe. Pada HKEY_CURRENT_USER \Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Run\ akan terdapat item baru dengan nama present. Key HKEY_ LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Run\ akan terdapat item baru juga dengan nama Default dan %username%, username di sini merupakan nama user yang sedang aktif saat itu.

Virus hasil generate dari FFE juga mengubah shell extension untuk file .exe, yakni dengan mengubah type information dari Application menjadi File Folder. Setting-an folder Options juga diubah agar tidak menampilkan extension dan setiap fi le dengan attribut hidden. Dan agar dapat aktif pada safe-mode, ia pun mengubah nilai dari item SafeBoot.

Dengan menggunakan bantuan registry Image File Execution Options, virus ini juga menambahkan item baru pada section tersebut dengan nama cmd.exe, msconfi g.exe, regedit.exe, dan taskmgr.exe. Maksudnya adalah agar setiap user yang mengakses program dengan nama file seperti itu, maka akan di-bypass oleh Windows dan dialihkan ke file induk si virus.

Bagaimana Virus Menyebar?
Virus ini dapat menyebar melalui media penyimpan data seperti flash disk. Saat Anda mencolokkan flash disk pada komputer yang terinfeksi, maka pada flash disk tersebut akan terdapat beberapa file baru, seperti explorer.exe, %virusname%.exe, dan msvbvm60.dll. Juga beberapa file pendukung seperti desktop.ini, autorun.inf agar ia dapat running otomatis pada saat mengakses flash disk tersebut.

File virus lainnya pun disimpan pada direktori baru di flash disk tersebut dengan nama Recycled yang berisikan file Firus.pif dan Folder.htt. Kesemua file virus tersebut dalam kondisi hidden sehingga tidak terlihat.

Virus Beraksi
Untuk dapat bertahan hidup, virus ini pun akan mencoba untuk memblok setiap program yang tidak ia inginkan seperti tools atau program antivirus termasuk PCMAV. Sama seperti halnya data registry yang diubah, data mengenai program apa saja yang diblok olehnya juga terdapat dalam tubuhnya dalam kondisi terenkripsi.

Jadi, saat virus sudah stay di memory, ia akan memonitor setiap program yang diakses oleh user, yakni dengan membaca nama file dan juga caption Window. Beberapa nama file antivirus yang dicoba untuk dibloknya adalah nav.exe, avgcc.exe, njeeves.exe, ccapps.exe, ccapp.exe, kav.exe, nvcoas.exe, avp32.exe, dan masih banyak lagi yang lainnya. Termasuk beberapa program setup atau installer juga tidak dapat dijalankan pada komputer terinfeksi.

Pencegahan dan Penanggulangan
PC Media Antivirus RC19 ini dapat membersihkan komputer terinfeksi secara tuntas dan akurat 100% setiap virus yang dibuat dengan menggunakan Fast Firus Generator. Untuk menghindari aksi blok oleh virus terhadap PCMAV, silakan Anda rename terlebih dahulu file PCMAV misalnya PCMAV-CLN.EXE menjadi MERDEKA.EXE

Wednesday, April 7, 2010

Sensor ultrasonik

Sensor ultrasonik adalah sensor yang bekerja berdasarkan prinsip pantulan gelombangsuara dan digunakan untuk mendeteksi keberadaan suatu objek tertentu di depannya, frekuensi kerjanya pada daerah diatas gelombang suara dari 40 KHz hingga 400 KHz.

Prinsip kerja Sensor Ultrasonik

Sensor ultrasonik terdiri dari dari dua unit, yaitu unit pemancar dan unit penerima. Struktur unit pemancar dan penerima sangatlah sederhana, sebuah kristal piezoelectricdihubungkan dengan mekanik jangkar dan hanya dihubungkan dengan diafragma penggetar. Tegangan bolak-balik yang memiliki frekuensi kerja 40 KHz – 400 KHz diberikan pada plat logam. Struktur atom dari kristal piezoelectric akan berkontraksi (mengikat), mengembang atau menyusut terhadap polaritas tegangan yang diberikan, dan ini disebut dengan efek piezoelectric. Kontraksi yang terjadi diteruskan ke diafragma penggetar sehingga terjadi gelombang ultrasonik yang dipancarkan ke udara (tempat sekitarnya), dan pantulan gelombang ultrasonik akan terjadi bila ada objek tertentu, dan pantulan gelombang ultrasonik akan diterima kembali oleh oleh unit sensor penerima. Selanjutnya unit sensor penerima akan menyebabkan diafragma penggetar akan bergetar dan efek piezoelectric menghasilkan sebuah tegangan bolak-balik dengan frekuensi yang sama.

Besar amplitudo sinyal elekrik yang dihasilkan unit sensor penerima tergantung dari jauh dekatnya objek yang dideteksi serta kualitas dari sensor pemancar dan sensor penerima. Proses sensing yuang dilakukan pada sensor ini menggunakan metode pantulan untuk menghitung jarak antara sensor dengan obyek sasaran. Jarak antara sensor tersebut dihitung dengan cara mengalikan setengah waktu yang digunakan oleh sinyal ultrasonik dalam perjalanannya dari rangkaian Tx sampai diterima oleh rangkaian Rx, dengan kecepatan rambat dari sinyal ultrasonik tersebut pada media rambat yang digunakannya, yaitu udara.

Waktu di hitung ketika pemencar aktif dan sampai ada input dari rangkaian penerima dan bila pada melebihi batas waktu tertentu rangkaian penerima tidak ada sinyal input maka dianggap tidak ada halangan didepannya

sumber:http://tiyoavianto.com/sensor-ultrasonic.html

Wednesday, March 31, 2010

Pengertian Sensor

Pengertian Sensor

Sensor adalah alat untuk mendeteksi/mengukur sesuatu, yang digunakan untuk mengubah variasi mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik. Dalam lingkungan sistem pengendali dan robotika, sensor memberikan kesamaan yang menyerupai mata, pendengaran, hidung, lidah yang kemudian akan diolah oleh kontroler sebagai otaknya (Petruzella, 2001).

Sensor dalam teknik pengukuran dan pengaturan secara elektronik berfungsi mengubah besaran fisik (misalnya : temperatur, gaya, kecepatan putaran) menjadi besaran listrik yang proposional. Sensor dalam teknik pengukuran dan pengaturan ini harus memenuhi persyaratan-persyaratan kualitas yakni :

1. Linieritas
Konversi harus benar-benar proposional, jadi karakteristik konversi harus linier.

2. Tidak tergantung temperatur
Keluaran konverter tidak boleh tergantung pada temperatur di sekelilingnya, kecuali sensor suhu.

3. Kepekaan
Kepekaan sensor harus dipilih sedemikian, sehingga pada nilai-nilai masukan yang ada dapat diperoleh tegangan listrik keluaran yang cukup besar.

4. Waktu tanggapan
Waktu tanggapan adalah waktu yang diperlukan keluaran sensor untuk mencapai nilai akhirnya pada nilai masukan yang berubah secara mendadak. Sensor harus dapat berubah cepat bila nilai masukan pada sistem tempat sensor tersebut berubah.

5. Batas frekuensi terendah dan tertinggi
Batas-batas tersebut adalah nilai frekuensi masukan periodik terendah dan tertinggi yang masih dapat dikonversi oleh sensor secara benar. Pada kebanyakan aplikasi disyaratkan bahwa frekuensi terendah adalah 0Hz.

6. Stabilitas waktu
Untuk nilai masukan (input) tertentu sensor harus dapat memberikan keluaran (output) yang tetap nilainya dalam waktu yang lama.

7. Histerisis
Gejala histerisis yang ada pada magnetisasi besi dapat pula dijumpai pada sensor. Misalnya, pada suatu temperatur tertentu sebuah sensor dapat memberikan keluaran yang berlainan.

Empat sifat diantara syarat-syarat dia atas, yaitu linieritas, ketergantungan pada temperatur, stabilitas waktu dan histerisis menentukan ketelitian sensor (Link, 1993).

Sensor Cahaya – LDR (Light Dependent Resistor)

Cds_Photoconductive_Cell_Photoresistor_LDR vdiv1

Resistor peka cahaya (Light Dependent Resistor/LDR) memanfaatkan bahan semikonduktor yang karakteristik listriknya berubah-ubah sesuai dengan cahaya yang diterima. Bahan yang digunakan adalah Kadmium Sulfida (CdS) dan Kadmium Selenida (CdSe). Bahan-bahan ini paling sensitif terhadap cahaya dalam spektrum tampak, dengan puncaknya sekitar 0,6 µm untuk CdS dan 0,75 µm untuk CdSe. Sebuah LDR CdS yang typikal memiliki resistansi sekitar 1 MΩ dalam kondisi gelap gulita dan kurang dari 1 KΩ ketika ditempatkan dibawah sumber cahaya terang (Mike Tooley, 2003).

LDR adalah suatu bentuk komponen yang mempunyai perubahan resistansi yang besarnya tergantung pada cahaya. Karakteristik LDR terdiri dari dua macam yaitu Laju Recovery dan Respon Spektral:

1. Laju Recovery
Bila sebuah LDR dibawa dari suatu ruangan dengan level kekuatan cahaya tertentu kedalam suatu ruangan yang gelap, maka bisa kita amati bahwa nilai resistansi dari LDR tidak akan segera berubah resistansinya pada keadaan ruangan gelap tersebut. Namun LDR tersebut hanya akan bisa mencapai harga di kegelapan setelah mengalami selang waktu tertentu. Laju recovery merupakan suatu ukuaran praktis dan suatu kenaikan nilai resistansi dalam waktu tertentu. Harga ini ditulis dalam K /detik, untuk LDR type arus harganya lebih besar dari 200 K /detik (selama 20 menit pertama mulai dari level cahaya 100 lux), kecepatan tersebut akan lebih tinggi pada arah sebaliknya, yaitu pindah dari tempat gelap ke tempat terang yang memerlukan waktu kurang dari 10 ms untuk mencapai resistansi yang sesuai dengan level cahaya 400 lux.

2. Respon Spektral
LDR tidak mempunyai sensitivitas yang sama untuk setiap panjang gelombang cahaya yang jatuh padanya (yaitu warna). Bahan yang biasa digunakan sebagai penghantar arus listrik yaitu tembaga, alumunium, baja, emas, dan perak. Dari kelima bahan tersebut tembaga merupakan penghantar yang paling banyak digunakan karena mempunyai daya hantar yang baik (TEDC, 1998).

Optocoupler

optocoupler images

Sebuah optocoupler (juga disebut optoisolator) menggabungkan LED dan fotodioda dalam satu kemasan. Pada optocoupler terdapat LED pada sisi input dan fotodioda pada sisi outputnya. Sumber tegangan sebelah kiri dan resistor seri mengatur arus melalui LED. Kemudian cahaya dari LED mengenai fotodioda, dan akan mengatur arus balik pada rangkaian output. Arus balik ini menghasilkan tegangan jepit pada resistor output. Tegangan output kemudian sama dengan output tegangan penyedia daya dikurangi tegangan pada resistor. Saat tegangan input berubah, jumlah cahaya juga berubah-ubah. Ini berarti bahwa tegangan output berubah bersama-sama dengan tegangan input. Hal inilah yang menyebabkan kombinasi LED dan fotodioda disebut dengan optocoupler. Komponen ini dapat menghubungkan isyarat input dengan rangkaian output.

Keuntungan pokok optocoupler adalah terjadinya isolasi elektrik antara rangkaian input dan output. Dengan optocoupler, hanya terdapat kontak input dan output dalam bentuk pancaran sinar. Oleh karena itu, dimungkinkan untuk mengisolasi resistansi antara dua rangkaian dalam orde ribuan megaohm. Isolasi yang seperti itu berguna dalam aplikasi tegangan tinggi dimana beda potensial dua rangkaian sampai dengan ribuan volt.

Optocoupler adalah alat yang dipakai untuk mengkopel cahaya dari sumber ke detektor tanpa hubungan kelistrikan. Optocoupler dibentuk oleh sumber cahaya yaitu LED dan detektor foto yang berupa transistor foto. Sinyal listrik (arus) pada input menjadi sinyal optik dengan menggunakan sumber cahaya yaitu LED dan sinyal optik tersebut dapat diterima detektor untuk diubah menjadi sinyal listrik kembali.

Gambar di atas adalah optocoupler tipe transistor foto. Tipe ini terdiri dari satu LED dan satu transistor foto. Jika antara transistor dan LED dihalangi maka transistor akan off sehingga output dari kolektor akan berlogika high. Sebaliknya jika antara transistor dan LED tidak dihalangi maka transistor akan on sehingga output-nya akan berlogika low.

Sensor Ultrasonik

ultrasonic_ranger

Gelombang ultrasonik merupakan gelombang akustik yang memiliki frekuensi mulai 20 kHz hingga sekitar 20 MHz. Frekuensi kerja yang digunakan dalam gelombang ultrasonik bervariasi tergantung pada medium yang dilalui, mulai dari kerapatan rendah pada fasa gas, cair hingga padat. Jika gelombang ultrasonik berjalan melaui sebuah medium, Secara matematis besarnya jarak dapat dihitung sebagai berikut:

s = v.t/2

dimana s adalah jarak dalam satuan meter, v adalah kecepatan suara yaitu 344 m/detik dan t adalah waktu tempuh dalam satuan detik. Ketika gelombang ultrasonik menumbuk suatu penghalang maka sebagian gelombang tersebut akan dipantulkan sebagian diserap dan sebagian yang lain akan diteruskan. Proses ini ditunjukkan pada gambar berikut :

Sensor ultrasonik adalah sebuah sensor yang mengubah besaran fisis (bunyi) menjadi besaran listrik. Pada sensor ini gelombang ultrasonik dibangkitkan melalui sebuah benda yang disebut piezoelektrik. Piezoelektrik ini akan menghasilkan gelombang ultrasonik dengan frekuensi 40 kHz ketika sebuah osilator diterapkan pada benda tersebut. Sensor ultrasonik secara umum digunakan untuk suatu pengungkapan tak sentuh yang beragam seperti aplikasi pengukuran jarak. Alat ini secara umum memancarakan gelombang suara ultrasonik menuju suatu target yang memantulkan balik gelombang kearah sensor. Kemudian sistem mengukur waktu yang diperlukan untuk pemancaran gelombang sampai kembali kesensor dan menghitung jarak target dengan menggunakan kecepatan suara dalam medium. Rangkaian penyusun sensor ultrasonik ini terdiri dari transmitter, reiceiver, dan komparator. Selain itu, gelombang ultrasonik dibangkitkan oleh sebuah kristal tipis bersifat piezoelektrik. Bagian-bagian dari sensor ultrasonik adalah sebagai berikut:

1.Piezoelektrik
Peralatan piezoelektrik secara langsung mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Tegangan input yang digunakan menyebabkan bagian keramik meregang dan memancarkan gelombang ultrasonik. Tipe operasi transmisi elemen piezoelektrik sekitar frekuensi 32 kHz. Efisiensi lebih baik, jika frekuensi osilator diatur pada frekuensi resonansi piezoelektrik dengan sensitifitas dan efisiensi paling baik. Jika rangkaian pengukur beroperasi pada mode pulsa elemen piezoelektrik yang sama dapat digunakan sebagai transmitter dan reiceiver. Frekuensi yang ditimbulkan tergantung pada osilatornya yang disesuiakan frekuensi kerja dari masing-masing transduser. Karena kelebihannya inilah maka tranduser piezoelektrik lebih sesuai digunakan untuk sensor ultrasonik.

2.Transmitter
Transmitter adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai pemancar gelombang ultrasonik dengan frekuensi sebesar 40 kHz yang dibangkitkan dari sebuah osilator. Untuk menghasilkan frekuensi 40 KHz, harus di buat sebuah rangkaian osilator dan keluaran dari osilator dilanjutkan menuju penguat sinyal. Besarnya frekuensi ditentukan oleh komponen kalang RLC / kristal tergantung dari disain osilator yang digunakan. Penguat sinyal akan memberikan sebuah sinyal listrik yang diumpankan ke piezoelektrik dan terjadi reaksi mekanik sehingga bergetar dan memancarkan gelombang yang sesuai dengan besar frekuensi pada osilator.

3.Receiver
Receiver terdiri dari transduser ultrasonik menggunakan bahan piezoelektrik, yang berfungsi sebagai penerima gelombang pantulan yang berasal dari transmitter yang dikenakan pada permukaan suatu benda atau gelombang langsung LOS (Line of Sight) dari transmitter. Oleh karena bahan piezoelektrik memiliki reaksi yang reversible, elemen keramik akan membangkitkan tegangan listrik pada saat gelombang datang dengan frekuensi yang resonan dan akan menggetarkan bahan piezoelektrik tersebut.

Karakteristik Sensor Suhu LM35

LM35

Sensor suhu LM35 berfungsi untuk mengkonversi besaran panas yang ditangkap menjadi besaran tegangan. Jenis sensor suhu yang digunakan dalam sistem ini adalah IC LM35, sensor ini memiliki presisi tinggi. Sensor ini sangat sederhana dengan hanya memiliki buah 3 kaki. Kaki pertama IC LM35 dihubung kesumber daya, kaki kedua sebagai output dan kaki ketiga dihubung ke ground. Adapun gambar dan karakteristik dari IC LM35 adalah sebagai berikut :

1. Dapat dikalibrasi langsung ke dalam besaran Celcius.
2. Faktor skala linier + 10mV/ °C.
3. Tingkat akurasi 0,5°C. saat suhu kamar (25°C).
4. Jangkauan suhu antara -55°C sampai 150°C.
5. Bekerja pada tegangan 4 volt hingga 30 volt.
6. Arus kerja kurang dari 60µA.
7. Impedansi keluaran rendah 0,1Ω untuk beban 1 mA.
Sensor LM35 bekerja dengan mengubah besaran suhu menjadi besaran tegangan. Tegangan ideal yang keluar dari LM35 mempunyai perbandingan 100°C setara dengan 1 volt. Sensor ini mempunyai pemanasan diri (self heating) kurang dari 0,1°C, dapat dioperasikan dengan menggunakan power supply tunggal dan dapat dihubungkan antar muka (interface) rangkaian control yang sangat mudah

Sumber:http://ilham99.ngeblogs.com/2009/10/04/pengertian-sensor/